Metal Resistance, Album Baru dari BABYMETAL

Metal Resistance, Album Baru dari BABYMETAL


Akhinrya, kerinduan para fans BABYMETAL terbayarkan sudah! Sukses dengan album pertamanya pada tahun 2014 plus sempat mampir ke Indonesia untuk memeriahkan I Love Anisong pada acara Anime Festival Asia – Indonesia 2014, rasa-rasanya kedatangan album baru kali ini juga ditunggu. Bagaimana tidak, ada jeda selama 2 tahun, walaupun mereka sendiri juga aktif mengisi di berbagai acara festival musik seperti Summer Sonic. Tapi apalah arti sebuah band jika tidak ada album baru yang dihasilkan. Setuju?

Tepat pada tanggal 1 April 2016, album kedua dari BABYMETAL ini diberi judul Metal Resistence ini resmi diluncurkan. Dari namanya saja, penggemar pasti berharap supaya sentuhan metalnya masih terasa alias tidak jauh berbeda dengan bagaimana album pertama mereka. Metal Resistance ini berisi 12 lagu dengan total durasi 53 menit. Yap, selisih 2 menit ketimbang album pertama mereka.

BABYMETAL 1

[Siapa yang berharap mereka bakal konser di Indonesia lagi?]

Metal Resistance dibuka dengan track pertama, Road to Resistance. Awal yang cukup baik dan membuat pendengar menjadi antusias untuk mendengar hingga track terakhir. Permainan gitar dan gebukan drumnya masih dominan. Berpindah menuju track selanjutnya, yakni KARATE, BABYMETAL membawa pendengar menjadi lebih lincah. Hingga track Awadama Fever, BABYMETAL masih memukau dengan perpaduan antara musik yang dibuat keras dengan suara para personelnya yang masih kental dengan suara khas idol.

Beranjak ke track YAVA!, disinilah terasa kalau sentuhan metal dalam musik BABYMETAL agak berkurang. Imej mereka yang sebelumnya adalah personel Sakura Gakuin masih melekat. Track YAVA! malah terdengar seperti lagu-lagu khas grup idol yang lainnya. Meskipun begitu, tidak semua track dalam album Metal Resistance ini terdengar ala idol. Seperti misalnya beberapa track di akhir album yang kembali memanas. Persis sama dengan bagaimana album BABYMETAL pertama ditutup dengan Ijime Dame Zettai yang menghentak.

Secara keseluruhan, Metal Resistence tetap membawa nuansa khas BABYMETAL, hanya saja kadar metal yang penuh suara gitar, drum, dan screamo-nya berkurang. Kemampuan menyanyinya jangan dipertanyakan lagi. Suara khas idol-nya masih enak dan tetap menjadi hal unik dalam BABYMETAL.

BABYMETAL 2[dedek-dedek gothic  yang menggemaskan :3]

Ohya, bersamaan dengan rilisnya album Metal Resistance, mereka juga meluncurkan single pertama dari album tersebut, yakni KARATE. Kalian sudah bisa lihhat music video-nya di YouTube!

Mendengar Metal Resistance memang tidak bisa sepenuhnya membuat kita ingin ber-headbang. Saya sendiri, jujur saja, malah ingin joget saking lucunya lagu-lagu mereka itu. Kalau mau mendengarkan album mereka, kamu juga bisa mengaksesnya melalui Spotify (mumpung sudah masuk Indonesia!). Saya saja menulis ini sembari mendengarkan BABYMETAL berkali-kali. Favorit saya Awadama Fever. Kalau kamu?

Peringatan: hati-hati jadi eargasm.

featured image credit

Comments