Tags Posts tagged with "skripsi"

skripsi

Source: memesvault.com

Yang namanya data skripsi itu kadang ada aja alasannya biar hilang mendadak, komputer eror lah, flashdisk ilang lah, lupa akun dropbox lah, nah, daripada sobat bingung dengan data skripsi yang sering hilang, sebaiknya sobat lakukan cara-cara berikut ini agar data skripsi sobat nggak bakal hilang dan sobat nggak bakal pusing tujuh keliling kalau datanya hilang karena sudah punya back up.

 

Simpan di Lebih Dari Satu Tempat

Source: usb2u.co.uk

Simpan data skripsi sobat di berbagai tempat, mulai dari komputer sobat, komputer ortu, komputer adik/kakak, flashdisk satu keluarga, flashdisk sohib, kirim ke email sohib, simpan di google drive, masukin di dropbox, simpan juga di 4shared. Jangan meremehkan data skripsi, mereka bisa hilang dengan cara apapun, karena itu lawan dengan hal-hal berikut ini ya #IniSerius. Oh ya, hapemu juga bisa jadi tempat penyimpanan, jangan lupakan itu.

 

Menulis di Google Doc

Source: tumblr.com

Dengan menulis di Google Doc, sobat tidak akan kesusahan bila listrik mati mendadak karena secara otomatis akan tersimpan di jaringan Google milik sobat. Ya, memang ini membutuhkan internet, tapi kan sobat nggak harus kaget kalau mendadak lampu mati karena terkadang ada lho dokumen yang tidak ter-recover waktu laptop/pc mendadak mati.

 

Print Setiap Ada Revisi

Source: cathumor.net

Revisi jangan cuma digarap aja, tapi juga diprint, kalau-kalau semua hal di atas telah dilakukan tapi file tetap hilang, sobat masih punya bukti nyatanya, jadi nggak usah ngetik semuanya lagi kalau mendadak disuruh revisi lagi dan lagi dan lagi. 

 

Menyusahkan? Sob, daripada sobat kesusahan saat data hilang, mending sobat lakukan hal-hal di atas, betul nggak? Psst, semua cara ini sudah dilakukan oleh pejuang skripsi AkuSenang lho, karena entah mengapa kita semua kena nasib “data gue hilang” saat mengerjakan skripsi. Kalau sobat sendiri adakah trik tersendiri untuk menyimpan data skripsi yang sering hilang namun membekas di hati seperti mantan?

Baru-baru ini bisa kita lihat di media sosial, Facebook, ada sebuah kisah nyata yang membuat gempar, di mana kisah nayta tersebut menceritakan tentang seorang laki-laki yang selama 22 tahun berusaha untuk menghacurkan gunung yang menghalangi desanya dan rumah sakit. Ya, kisah tersebut benar nyata adanya dan berkat laki-laki yang sangat berdedikasi tersebut, masyarakat desanya kini hanya perlu menempuh 10 kilometer untuk berobat ke rumah sakit.

Kisah nyata yang membuat hati trenyuh ini ternyata sudah diangkat menjadi sebuah film oleh India dengan judul Manjhi-The Mountain Man. Film dengan cerita yang bisa membuat penontonnya menitikkan air mata ini mendapatkan rating yang cukup tinggi di IMDB, yakni 8.5/10, jarang-jarang ada film Bollywood yang menembus angka delapan! Kenapa film ini saya tujukan untuk penggarap skripsi? Karena film ini penuh dengan motivasi dan tangisan yang sedikit banyak mirip dengan kesusahan kita saat menggarap skripsi, jatuh bangunnya, usahanya, mirip banget dah! Cocok buat kamu yang lagi mikir “kenapa gue kudu garap skripsi???”

maxresdefault[Kekarkan otot! Garap skripsi!]

Film yang rilis pada tanggal 21 Agustus ini menceritakan tentang kisah nyata dari Dashrath Manjhi yang memiliki seorang istri. Pada suatu hari, istrinya tersebut terlibat dalam sebuah kecelakaan yang harus segera di tangani di rumah sakit, di mana letak rumah sakit tersebut ada di desa sebelah yang terletak di samping gunung. Sayangnya, meskipun Manjhi berusaha secepat mungkin untuk memanggil dokter tersebut, istrinya sudah meninggal saat ia kembali bersama dokternya.

Setelah kejadian ini, banyak orang di desa tersebut yang menyalahkan nasib yang menimpa mereka, dan bersedih akan hilangnya istri Manjhi. Namun Manjhi sendiri ternyata berpendapat berbeda. Tidak ingin kejadian yang sama terulang, ia berusaha menghancurkan penghalang satu-satunya yang menghalangi desanya dan rumah sakit, gunung.

33fd9b78-2595-4fbd-9ae4-adf389bcf2fcwallpaper1[Tak kenal lelah dan putus asa, contoh baik untuk para skripsi fighters]

Hanya dengan berbekal sebuah palu, Manjhi akhirnya memulai untuk menghancurkan gunung tersebut, sedikit demi sedikit, selama 22 tahun, hingga akhirnya ia berhasil menghancurkan gunung tersebut dan membuat jalan untuk orang lain yang ingin berobat ke desa seberang.

Tentu, awalnya Manjhi diejek oleh orang-orang di desanya, mereka menganggap Manjhi sudah gila, namun lama kelamaan, mereka mulai menunjukkan rasa kagum kepada Manjhi.

Jalan ini sendiri selesai pada tahn 1982 dan membuat perjalanan yang dulunya 80 kilometer menjadi 10 kilometer.

road[Jalan buatan Manjhi yang sudah diperbaiki kini]

Tentunya, kamu bisa melihat aksi Manjhi dengan lebih seru bila kamu menontonnya di dalam film yang dibintangi oleh Nawazzudin Siddiqui ini. Manjhi sendiri sudah meninggal pada tahun 2007 lalu pada usia 70-an karena kanker. Jasanya sebagai orang yang terus berusaha meskipun gunung berbatu menghadangnya mampu kita petik hikmahnya. Bagi kamu yang lagi butuh hiburan dan motivasi, segera tonton deh film ini dan dapatkan motivasimu kembali. Seberapa besar dosen menghalangimu, janganlah gentar dan tetap berjuang dengan skripsimu! Maju terus pejuang skripsi!

ojo-calm-wae-suu-skripsi-mu-di-garap

Sebagai seorang mahasiswa, apalagi mahasiswa tingkat akhir, mungkin skripsi atau tugas akhir menjadi satu momok tersendiri yang bikin hidup nggak tenang. Ya, skripsi adalah satu-satunya cara untuk bisa lulus dan jadi sarjana. Semua mahasiswa pasti berusaha untuk mengerjakan skripsi dengan sungguh-sungguh dan hati yang tulus.

Sayangnya, nggak semua skripsi berjalan dengan mulus dan mudah begitu saja. Pasti ada aja hal yang mengganggu mahasiswa dalam mengerjakan skripsi yang seharusnya bisa selesai hanya dalam waktu semalam (dengan bantuan 1000 bala tentara jin tentu saja). Namanya mahasiswa, pasti ada aja cara untuk menyelesaikan skripsi meskipun halangan dan rintangan menghadang.

Salah satu cara mahasiswa dalam mengerjakan skripsi, selain pakai jasa joki skripsi, adalah mengerjakan skripsi pada malam hari bahkan sampai dini hari tiba. Sangat jamak ditemukan mahasiswa yang terkapar di siang bolong akibat terlalu lelah mengerjakan skripsi pada malam hari. Akibatnya, banyak mahasiswa yang berubah jam tidurnya dan berubah menjadi seorang manusia kalong, tidur siang malam kelayapan.

Sebenarnya, fenomena ini dikarenakan banyak faktor. Nah, kali ini saya akan mencoba menjabarkan kenapa seorang mahasiswa lebih memilih mengerjakan skripsi pada malam hari. Silahkan lanjut baca kalo penasaran, bro.

 

Suasana Lebih Tenang

 

[Malam yang tenang, sunyi senyap]

Alasan yang satu ini merupakan alasan utama kenapa seorang mahasiswa suka mengerjakan skripsi di malam hari. Kalo siang, sering kali mereka terganggu dengan berbagai macam kegiatan. Ya jalan sama gebetanlah, jalan sama teman lah, main game lah, apa lah. Jadi nggak konsen kalo ngerjain skripsi di siang hari. Belum lagi kalo anak ibu kost yang masih kecil main-main di kost-an dan bikin ricuh suasana satu kost. Haduh. Makin buyar konsentrasi.

 

Dikejar Deadline

[Okay, sudah waktunya]

Seorang mahasiswa kadang juga sering banget dikejar deadline mematikan dari dosen pembimbing.

Reka Ulang Diperankan Dior Asning (Pemilik Web Ini):

Dior : “Gimana, pak? Udah bagus belum skripsi saya?”

Dosen : “Waduh, ini masih kurang bagus. Ada yang kurang ini.” *logat jawa kental tanpa susu kental manis*

Dior : “Baik, pak. Lusa saya kumpulkan lagi revisiannya. Besok biar saya perbaiki”

Dosen :  “Loh, jangan. Selesaikan besok sekalian. Lusa saya berangkat ke Zimbabwe untuk studi banding sama peneliti gajah afrika albino selama 2 bulan”

Dior : “Tapi kan deadline ujian skripsi tinggal 2 minggu, pak”

Dosen : “Ya kan ada pengganti saya. Pokoknya saya mau kamu kumpulkan besok”

Dior : “Tapi pak…”

Dosen : “Sudah, jangan banyak tapi. Selesaikan segera”

Dior : *menelan ludah sambil menahan kentut*

Kira-kira seperti itu.

 

Cara Jitu Mengatasi Koneksi Lemot

kan butuh kan

[Kan, butuh, kan]

Yak, alasan yang ini sering kali menjadi penghalang para mahasiswa. Saya ucapkan selamat datang di Indonesia, tempat dimana internet cepat sering dipertanyakan keberadaannya. Ketika butuh internet dengan koneksi cepat, satu-satunya jalan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan internetan tengah malam, dimana kebanyakan orang sedang terlelap dan kamu bisa jadi seorang bandwidth king.

Kadang ada yang mencoba untuk ganti-ganti operator. Yang merah lah, yang biru lah, sampai yang tulisannya I Hate Slow juga pernah dicoba. Sayangnya, semua itu fana, palsu. Tetep aja semua operaor tersebut bekerja secara efektif dengan koneksi yang cepat hanya pada malam hari.

I Hate Slow nenek lu! *sambil melotot ala Pak Ahok!*

 

Kadang Inspirasi Muncul Secara Tiba-Tiba

[Apa harus semedi ala Jawa Kuno biar bisa dapat inspirasi?]

Lagi nyaman-nyamannya tidur, eh kok mimpi hal yang aneh. Di mimpi tersebut kamu seakan diberi tahu sama dosen gimana cara ngerjain skripsi yang baik dan benar. Satu per satu cara ditunjukkan. Otak seakan diberi pencerahan. Langsung aja deh bangun dan ngerjain skripsi kamu.

*sadar-sadar ternyata kamu lagi di rumah dosen buat bimbingan dan nggak sengaja ketiduran sampai tengah malam*

 

Ada Teman

[Ujung-ujungnya sih kayak gini]

Siapa bilang kamu bakal sendirian ngerjain skripsi tengah malam? Justru kalo malam gini, banyak mahasiswa tingkat akhir yang melek dan nemenin kalian kerja bareng. Nggak jarang para mahasiswa tingkat akhir ini “bermalam” di kampus dan mengerjakan skripsi bareng-bareng. Karena ada teman, ngerjain skripsi jadi bersemangat.

Masalah lain pun muncul. Ada teman yang laptopnya bisa dibuat main game, biasanya sih PES atau FIFA terbaru gitu. Dan akhirnya ngerjain skripsi ditunda sampai jam 3 pagi.

*oke, malam ini cuma nambah 2 lembar*

 

Kepikiran, Jadi Nggak Bisa Tidur

kepikiran

[Mampus, Bab 1 belum direvisi!]

Ini salah satu alasan yang bagus. Biasanya, mahasiswa dengan integritas tinggi yang punya alasan ini (kadang juga para jomblo yang nggak punya gebetan). Karena selalu terbayang-bayang akan kenangan mantan deadline skripsi, sang mahasiswa ini akhirnya bakal ngerjain skripsinya dengan semangat dan tanpa kenal lelah. Sayangnya, jarang ada mahasiswa yang punya alasan ini.

 

Efek Kopi

[Akibat sering ngopi sore]

Sore-sore waktunya ngopi bareng teman-teman lain. Karena kebanyakan minum kopi, apalagi kopi arab, malamnya jadi nggak bisa tidur. Daripada nganggur melek malam, mendingan ngerjain apa yang harus dikerjain, skripsi.

 

Nggak Boleh Tidur Malam-Malam

[Udah pagi, Bobo dulu ah]

Alasan paling konyol, nggak boleh tidur malam-malam. Karena nggak boleh tidur malam, ya udah tidur pagi. Ngerjainnya ya malam-malam. Udah deh.

 

Baru Ingat Waktu Mau Tidur

[Waduh, lupa skripsi belum kelar]

Seharian lupa sama yang namanya skripsi. Main mulu. Kumpul sama teman-teman. Ketika mau tidur, eh tiba-tiba keingat sama yang namanya skripsi. Ya udah, kerjain aja. Mumpung ingat, daripada khilaf lagi seharian besok.

 

Diingatkan Orang Tua

[Sini, bapak kasih tahu | Nggak mau, pak. Maunya ayam goreng]

Alasan yang satu ini adalah alasan yang paling bikin mahasiswa merasa nge-feel banget. Ketika makan malam, tiba-tiba orang tua manggil kita.

Reka adegan dilakukan oleh Dior Asning (Pemilik Web Ini)

Bapaknya Dior: “Nak, sini nak”

Dior : “Ada apa gerangan ayahanda?”

Bapaknya Dior : “Gimana kuliahnya? Udah 7 tahun kamu belum lulus juga. Memangnya kamu kuliah apa nyicil mesin cuci?”

Dior: “Iya pak. Bentar lagi kelar kok. Kan masih skripsi, pak”

Bapaknya Dior: “Lha terus, skripsi kamu gimana? Udah selesai?”

Dior : *nafsu makan menghilang* ” Belum, pak”

Bapaknya Dior: “Gih, kerjain segera”

Dior: “Iya, pak” *bergegas masuk kamar dan meratapi skripsi yang nggak kelar-kelar*

 

Nah, itulah tadi alasan-alasan kenapa seorang mahasiswa lebih memilih untuk mengerjakan skripsi malam-malam. Ngaku saja, alasan kamu yang mana?

Ada alasan yang lain? Bisa nambahin kok di kolom komentar.

 

Feature Image Credit