Tips Bermain FM 2015 Bagian Satu – Prestasi dan Taktik Dasar

Tips Bermain FM 2015 Bagian Satu – Prestasi dan Taktik Dasar


Tips bermain FM 2015 ini mengantarkan kami menjuarai English Premier League dengan 94 poin, 101 gol, dan hanya kemasukan 17 gol.

Berdasarkan penelitian tim BIAS (Badan Intelijen Aku Senang), anak-anak di Indonesia yang gila bola pasti pernah bermain game berjudul Football Manager. Game dimana kamu bisa bermimpi bersaing melawan Arsene Wenger, Jose Mourinho, Louis van Gaal, dan manajer-manajer level dunia lainnya. Entah itu membeli game di Steam atau sekedar download di torrent, jumlah pemain game Football Manager 2015 di Indonesia sangat besar. Tim BIAS ingin berbagi riset kami untuk kamu yang masih hobi kalah di FM 2015, atau memakai cara-cara curang seperti menciptakan manajer palsu agar timnya bisa kamu kalahkan, atau pemain terbaiknya kamu beli gratisan, dan sejenisnya. Harapan kami sederhana, kamu jadi bisa lebih jujur (masa kamu mau masuk neraka gara-gara curang main FM?), dan tetap menang.

Pada dasarnya, kami akan membagi tips bermain Football Manager 2015 ini menjadi tiga bagian, yaitu prestasi dan taktik dasar, kebijakan transfer, dan kebijakan rotasi. Yuk kita mulai dengan bagian pertama ini, prestasi dan taktik dasar.

 

Kondisi Awal

Tim BIAS menggunakan Steam untuk bermain Football Manager 2015, jadi update terbaru mereka, bukan update lama versi game bajakan. Kami menunjuk penulis (Adhika), yang sudah bermain game ini sejak namanya masih Championship Manager 2001. Prestasi tertingginya adalah saat bermain Football Manager 2013, dia berhasil membawa Persebaya Surabaya juara Liga Champions Asia, Corinthians menjadi juara Libertadores, dan Ajax menjadi juara Liga Champions Eropa, dalam satu game, total 12 musim, dan tanpa melakukan satu kecurangan pun. Untuk menunjukkan bahwa taktik FM 2015 ini bisa dipakai siapapun, kami memilih liga terberat di dunia, English Premier League.

Dalam game Football Manager 2015, kalau kamu bisa memenangkan EPL, kamu sebenarnya bisa memenangkan liga apapun, tentunya tergantung keberuntungan (baca: cedera) juga ya!

 

Prestasi

Kami memilih Chelsea, tim yang kalau di EPL FM 2015 mempunyai materi menyerang jauh di bawah Manchester City, Arsenal, dan Manchester United. Hal ini nanti berkaitan dengan strategi dasar kami yaitu bertahan lebih dahulu. Kami bukannya pamer, tapi kalau tidak begini, kamu pasti merasa kamu lebih jago jadi tidak perlu belajar tips bermain fm 2015 yang sudah kami riset. Inilah prestasi yang berhasil kami dapat di tiap kompetisi yang diikuti:

 

English Premier League – Juara

EPL-final-table

Kami memenangkan EPL dengan jarak yang sangat gila, 13 poin di atas peringkat kedua Manchester City. Tim kami total meraup 94 poin, mencetak 101 gol, dan hanya kemasukan 17 gol. Dua kekalahan yang kami derita juga merupakan efek kebijakan rotasi demi Liga Champions yang akan kami ceritakan di artikel ketiga. Prestasi ini mungkin hanya bisa kamu samai kalau bermain curang (kalau ternyata jujur, komen ya, kami juga ingin riset strategimu).

EPL-Team-year

Apakah kami beruntung? Tidak juga. Selain cedera ringan, kami mengalami tiga cedera parah pada Diego Costa yang absen 4 bulan, namun masih sempat mencetak 30 gol bagi tim. Juan Cuadrado cedera 5 bulan, ditambah Willian juga cedera 4 bulan sehingga praktis kurang membantu. Tapi selain itu, semua pemain bermain sensasional. Eden Hazard yang merupakan pemain terbaik kami mencetak 20 gol dan Cesc Fabregas menjadi runner-up assist dengan 14. Loic Remy juga berperan besar menggantikan Costa yang gampang cedera, dengan mencetak total 13 gol.

 

Carling Cup – Juara

Carling-Cup

 

Carling cup, atau nama resminya Piala Liga Inggris, sering disebut sebagai ajang kelas dua. Kami pun menganggap demikian sehingga hanya tim B dan tim junior (yang kami jelaskan di artikel ketiga) yang bermain di ajang ini. Namun ternyata tim B kami berhasil menjadi juara dengan menaklukkan tim utama Liverpool 1-0 di laga final.

 

Liga Champions Eropa – Runner Up

ECL-Final

Ini yang paling bikin jengkel! Bagaimana tidak, kami sudah unggul 2-0 dan sudah menit ke 80, tapi tiba-tiba Barcelona berhasil membalik keadaan melalui dua gol Neymar dan gol tendangan bebas Suarez saat babak perpanjangan waktu. Tapi kalau sudah final, semuanya soal keberuntungan, apalagi kalau lawan kamu Lionel Messi, Neymar, dan Luis Suarez.

 

FA Cup – Kalah di Perempat Final

Kami mengalami dilema yang besar jelang jadwal perempat final FA Cup melawan Stoke. Bagaimana tidak, 3 hari setelah laga away di Stoke kami harus mengadapi laga Liga Champions melawan Leverkusen. Akhirnya kami kalah 1-0 dari Stoke dan tersingkir di perempat final, satu-satunya noda dalam riset kami.

 

Dengan pertahanan yang lebih baik, kamu merebut bola lebih banyak, jadi punya kesempatan mencetak gol lebih banyak.

 

Strategi Dasar: Bertahan Dulu Baru Menyerang!

Hah, bagaimana bisa strategi bertahan menghasilkan 101 gol di EPL? Sederhana kok. Dengan pertahanan yang lebih baik, kamu merebut bola lebih banyak, jadi punya kesempatan mencetak gol lebih banyak. Kesalahan terbesar anak-anak newbie yang bermain FM adalah senang banget dengan pemain bertipe menyerang. Typical 5 pemain lini tengah idaman anak newbie: Andres Iniesta, David Silva, Juan Mata, Mesut Ozil, dan Lionel Messi, yang dijamin membuat tim kamu gagal total di EPL yang super keras. Tips bermain Football Manager 2015 apalagi EPL: bertahan dulu!

 

Formasi Dasar: 4-2-3-1

A-Team

Lihat screenshot kami, taktik Football Manager 2015 yang familiar dengan yang biasa kamu gunakan kan? Tapi kenapa kami juara dan kamu tidak? Ini alasannya:

 

Formasi 4 Bek, Satu Bek Sayap Penyerang, Satu Bek Sayap Bertahan

Keseimbangan! Kamu tidak akan menang dengan dua bek sayap menyerang atau dua bek sayap bertahan. Tipe Hazard atau Willian di sayap kiri membuat bek kiri harus menyerang, dalam kasus Chelsea, Azpilicueta atau Filipe Luiz. Untuk menyeimbangkan, Ivanovic atau Phil Jones (transfer dari MU) di bek kanan harus bertahan, jadi ketika terkena serangan balik, minimal ada 3 bek di belakang.

 

Formasi 3 Gelandang Tengah, Satu playmaker, Dua petarung

Cesc Fabregas dan Oscar adalah playmaker yang baik. Tapi jangan pasang Cesc dan Oscar sebagai petarung. Atau bahkan kalau seandainya kamu punya Andres Iniesta (Barcelona), James Rodriguez (Madrid), David Silva (Man City), nilai mereka di bawah Victor Wanyama (transfer dari Southampton) atau Nemanja Matic yang kami plot sebagai duo gelandang tengah petarung. Pada dasarnya, taktik FM 2015 kami sederhana, dua petarung akan merebut bola, lalu memberi umpan pada playmaker atau dua sayap yang bertipe menyerang. Memasang dua petarung di tengah akan secara dramatis meningkatkan jumlah penyerangan, meskipun efektifitas serangan akan berkurang.

 

Formasi Satu Sayap Menyerang, Satu Sayap Crossing Bagus, Tipe Striker Menyesuaikan Pertandingan

Sayap menyerang akan kami samakan sisinya dengan bek sayap yang menyerang, sedangkan sayap crossing dengan bek sayap bertahan. Tipe striker yang biasa kami gunakan adalah Advanced Forward, Complete Forward, dan Target Man. Kalau sedang laga away, kami menggunakan Complete Forward, karena striker akan ikut mundur dan membangun serangan dari bawah. Kalau laga home, Advanced Forward, dengan striker diharapkan lebih maju mencetak gol. Kalau Drogba yang bermain, dua sayap akan bertipe crossing dan Drogba menjadi Target Man-nya.

 

Instruksi Dasar, Filosofi Louis van Gaal

Jujur, kami melakukan riset sampai membaca filosofi sepakbola Louis van Gaal yang menjadi guru Jose Mourinho dan Pep Guardiola. Meskipun kamu sering menghina dia di sosial media, van Gaal tetap bapak strategi sepakbola. Dan kalau kamu menerapkan filosofinya pada instruksi FM 2015, kamu akan jarang kalah! Yuk kita bahas satu-satu.

standard-instruction

 

Play Out of Defense dan Work Ball Into Box

Jangan seperti bek Indonesia yang hobi langsung membuang bola ke depan. Filosofi van Gaal selalu mengalirkan bola ke bek, lalu gelandang tengah, lalu sayap, baru striker. Instruksi play out of defense akan membuat tim kamu tidak langsung membuang bola, namun, mengalirkannya dari bawah. Hal ini menghindarkan kamu dari membuang ball possession sia-sia. Kemudian instruksi work ball into box bisa memastikan kamu tidak terburu-buru membuang bola ke striker. Playmaker dan sayap kamu akan menunggu momen yang tepat sampai mengoper ke striker.

 

Shorter Passing dan Higher Tempo

Untuk memastikan instruksi sebelumnya berjalan, kamu harus menambahkannya dengan shorter passing dan higher tempo. Umpan-umpan pendek dan cepat membuat bola lini tengah kamu sulit direbut. Bahkan ketika lini tengah kamu cuma tipe petarung, passing pendek akan membuat mereka tidak salah umpan. Instruksi Football Manager 2015 ini juga pengorbanan agar pertahanan kamu lebih aman.

 

Push Higher Up dan Close Down More

Ketika kehilangan bola, apa yang harus dilakukan? Inilah filosofi van Gaal yang jadi pegangan hidup Mourinho. Push higher up dan close down more membutuhkan pemain dengan nilai work rate tinggi, itu kenapa Wanyama dan Matic punya nilai lebih tinggi daripada Iniesta ataupun Juan Mata di mata kami, semuanya demi strategi yang mendukung prinsip dasar: rebut bola lebih banyak, jadi bisa menyerang lebih banyak.

 

Bagaimana Kalau Laga Away Melawan Tim Besar?

Def-Formation

 

Def-instruction

Kami punya formasi FM 2015 yang sedikit berbeda kalau melawan tim besar atau sudah dalam keadaan unggul satu gol di menit-menit akhir. Tetap memakai dua gelandang petarung, tapi playmaker kami gantikan dengan tipe box-to-box. Sedikit perubahan ini membuat tim lebih stabil untuk minimal mencuri poin saat laga away melawan tim besar. Instruksi juga diubah temponya menjadi lambat dan membuang waktu, serta lebih menjaga ball possession. Taktik FM 2015 untuk away ini berperan besar terhadap kami hanya kebobolan 17 gol di EPL.

 

Itulah strategi dasar yang kami gunakan untuk meraup kejayaan di EPL. Tapi, bukan cuma strategi dasar yang berjasa, kebijakan transfer dan rotasi juga sangat penting, yang akan kami bahas di artikel tips bermain Football Manager 2015 berikutnya. Sementara, cobalah strategi ini dan beri tahu kami pendapat kamu di kolom komentar ya!

[Photo Credit: semua screenshot dari akun Steam kami]

Comments